Simulasi Conveyor 1 dengan CX Designer (PLC Omron)

Nama     : Eka Aprianti Permata Sari
NIM         : 41417120088
Nama Dosen    : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !

Prinsip kerja yang diinginkan adalah :

  1. Saat start ditekan, buzzer akan menyala selama 5 kali.
  2. Setelah buzzer menyala 5 kali, konveyor 1 bekerja.
  3. Jika sensor pada konveyor 1 mendeteksi terdapat 5 barang yang  lewat, konveyor 1 akan mati dan konveyor 2 akan hidup.
  4. Jika sensor pada konveyor 2 mendeteksi terdapat 5 barang yang  lewat, konveyor 2 akan mati dan konveyor 1 akan kembali menyala.
  5. Jika tombol stop ditekan, konveyor 1 harus mati dahulu, baru  kemudian konveyor 2 agar tidak ada barang yang tertinggal di konveyor.
  6. Jika emergency ditekan, maka konveyor akan langsung mati keseluruhan.

Tabel Pengalamatan

Pengalamatan.JPG

Ladder Diagram

Ladder 1Ladder 2Laddr 3

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat di video tutorial yang sudah dibuat berikut :

Semoga sharing ini dapat bermanfaat bagi yang membaca. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.
Tetap SEMANGAT !

Simulasi Pintu Garasi Otomatis dengan CX Designer (PLC Omron)

Nama     : Eka Aprianti Permata Sari
NIM         : 41417120088
Nama Dosen    : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !

Kali ini kita akan membuat simulasi dari program Pintu Garasi Otomatis dengan CX Designer lagi.

Untuk prinsip kerja dalam simulasi ini yaitu :

1. Mobil datang mendekat ke garasi

  • Sensor-1 mendeteksi mobil yang dikenal, pintu bergerak  membuka sampai limit switch-1 on, atau sensor-2 berubah dari HIGH menjadi LOW.
  • Selama Mobil bergerak masuk melewati pintu garasi maka sensor-2 menjadi HIGH, setelah badan mobil masuk seluruhnya ke garasi maka sensor-2 berubah menjadi LOW.
  • Setelah sensor-2 LOW atau limit switch-1 ON, maka pintu bergerak menutup sampai limit switch-2 on.

2. Mobil akan keluar garasi

  • Sensor-3 mendeteksi mesin mobil hidup, maka pintu bergerak membuka sampai limit siwtch-1 on, atau sensor-2 berubah dari HIGH menjadi LOW.
  • Mobil bergerak keluar melewati pintu garasi maka sensor-2 statusnya menjadi HIGH, setelah badan mobil seluruhnya  berada diluar garasi  maka sensor-2 berubah menjadi LOW.
  • Setelah sensor-2 LOW atau limit switch-1 on, maka pintu bergerak menutup sampai limit switc-2 on.

Dan sebelum lanjut ke pembuatan simulasi, maka harus dibuat tabel pengalamatannya terlebih dahulu.

Addres Garasi.JPG

Nah, langsung untuk membuat programnya bisa langsung dilihat pada video dibawah ini :

Untuk jelasnya, saya mencoba untuk meng-capture ladder diagram pada simulasi ini.

Ladder 1Ladder 2

Bagaimana? Semoga videonya mudah dimengerti ya, dan semoga bisa bermanfaat tulisan ini.

Tetap SEMANGAT !
Wassalamualaikum wr. wb.

 

Simulasi Mesin Cuci Mobil Otomatis (Auto Carwash) dengan CX Designer (PLC Omron)

Nama     : Eka Aprianti Permata Sari
NIM         : 41417120088
Nama Dosen    : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !

Untuk tulisan kali ini saya akan membahas mengenai Simulasi Mesin Cuci Mobil Otomatis dengan menggunakan CX Designer lagi. Untuk prinsip kerja dan spesifikasi sistem yang digunakan pada simulasi ini, yaitu sebagai berikut :

Spesifikasi sistem :

  1. Sensor (Vehicle Detecting Device) : 1 buah
  2. Tombol Operasi : 2 buah
  3. Spray Valve (Keran Penyemprot Air) : 1 buah
  4. Brush Motor (Motor Penggerak Sikat) : 1 buah
  5. Motor Conveyor : 1 buah

Prinsip kerja :

  1. Jika tombol start ditekan, maka :
  • Spray valve akan membuka.
  • Motor conveyor aktif menggerakkan mobil masuk ke mesin.
  • Setelah mobil masuk ke mesin (sensor mendeteksi adanya mobil), brush motor aktif.
  • Brush motor berhenti jika mobil sudah keluar dari mesin (sensor tidak  mendeteksi adanya mobil).

2.  Jika tombol stop ditekan, maka motor conveyor berhenti bekerja.

Untuk pembuatan ke CX Programmer, kita harus siapkan terlebih dahulu alamat (address)-nya agar terarah dalam pemrogramannya. Bisa dilihat pada tabel pengalamatan di bawah ini.

Pengalamatan.JPG

Nah, barulah kita bisa membuat ladder diagramnya dengan berpedoman pada tabel pengalamatan yang telah dibuat sebelumnya.

Ladder1Ladder2

Sementara itu, untuk mempermudah kita dalam melihat jalannya program/mesin tersebut, bisa kita buat tampilan visualnya menggunakan CX Designer, seperti dibawah ini :

CX Design.JPG

dan dapat juga dilihat langsung keseluruhan proses pembuatan simulasi ini pada video yang telah diupload di youtube, silahkan ditonton yaaaaa..

Bagaimana? Semoga videonya mudah dimengerti ya, dan semoga bisa bermanfaat tulisan ini.

Tetap SEMANGAT !
Wassalamualaikum wr. wb.

Simulasi Crane dengan CX Designer (PLC Omron)

Nama     : Eka Aprianti Permata Sari
NIM         : 41417120088
Nama Dosen    : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !
Crane. Apa itu crane?

Crane merupakan suatu alat pengangkat dan pemindah material yang bekerja
dengan perinsip kerja tali, crane digunakan untuk angkat muatan secara vertikal
dan gerak kearah horizontal bergerak secara bersama dan menurunkan muatan ke
tempat yang telah ditentukan dengan mekanisme pergerakan crane secara dua
derajat kebebasan.

Pada tulisan ini akan saya share mengenai simulasi memprogram penggunaan crane dengan menggunakan PLC Omron yaitu CX Designer dan CX Programmer. Silahkan dilihat dengan menonton video dibawah ini :

Nah, pada simulasi ini berlaku aturan seperti berikut :

  1. Jika tombol Open ditekan maka Crane siap dioperasikan, lampu Hijau menyala.
  2. Jika tombol Lock ditekan maka Crane berhenti bekerja dan diam di tempat, Lampu indikator Merah menyala. Tombol Lock bisa direset menggunakan tombol Open.
  3. Jika tombol Emergency ditekan maka Crane berhenti bekerja dan diam di tempat, lampu indikator Merah menyala. Tombol Emergency  bisa direset menggunakan tombol Open.
  4. Jika sensor berat Overload maka lampu indikator Merah berkedip ,  crane berhenti. Overload di-reset menggunakan tombol Open. (Catatan : ketika terjadi beban lebih, maka tombol Overload akan menyala terus kecuali bebannya sudah dikurangi. Jadi meskipun sudah di-reset, asalkan beban belum dikurangi maka tombol Overload tetap menyala dan crane tidak bisa dioperasikan).
  5. Tombol Operasi Maju-Mundur, Kiri-Kanan, dan  Naik-Turun masing-masing saling mengunci hanya bisa beroperasi salah satu.

Disini juga saya tuliskan tabel pengalamatan untuk membuat program tersebut dan juga dapat dilihat ladder diagramnya.

Ladder 1

Ladder 2
Ladder Diagram

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Wassalamualaikum wr. wb.

Simulasi Lampu Berjalan menggunakan CX Programmer dan CX Designer (PLC Omron)

Nama     : Eka Aprianti Permata Sari
NIM         : 41417120088
Nama Dosen    : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !

Nah, kali ini saya akan share lagi mengenai Simulasi Program, yaitu Lampu Berjalan. Lampu berjalan disini artinya, lampu tersebut menyala dengan bergantian sesuai urutan yang ditentukan dan kemudian akan kembali lagi pada urutan pertama, begitu seterusnya.

Pada simulasi kali ini dapat dilihat aturan pemrogramannya seperti dibawah ini :

  1. Lampu terdiri dari 8 lampu.
  2. Lampu menyala bergantian mulai dari lampu nomor 1 hingga nomor 8 dan kembali ke nomor 1.
  3. Setiap lampu menyala selama 20 ms.

Berikut juga dapat dilihat tabel pengalamatannya.

Tabel Pengalamatan

Dengan diagaram laddernya seperti berikut :

123

Untuk tau bagaimana bisa membuat ladder diagram lengkap dengan pemrogramannya seperti apa, bisa cek di link youtube ini :

Semoga bermanfaat ya..

Salam, Tetap SEMANGAT !
Wassalamualaikum wr. wb.

Simulasi BEL KUIS dengan Menggunakan CX Programmer dan CX Designer (PLC Omron)

Nama : Eka Aprianti Permata Sari
NIM : 41417120088
Nama Dosen : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !
BEL KUIS. Tentunya yang terlintas dipikiran adalah bel yang digunakan pada acara kuis-kuis. Nah, disini saya akan mencoba share mengenai simulasi Bel Kuis tersebut dengan menggunakan CX Programmer dan CX Designer.
Sebelumnya, akan dijelaskan terlebih dahulu apa saja sih instruksi yang digunakan pada simulasi ini. Akan dijelaskan berikut :
1. Interlock (IL), berfungsi untuk mengunci program.
2. Keep (Fun 11), merupakan special instruction yang terdapat di CX Programmer yang berfungsi sebagai pengunci.
3. Pulse, merupakan salah satu bit khusus pada PLC Omron yang terus menerus akan berkedip selama dalam jeda waktu tertentu.
4. Timer, yaitu berfungsi untuk mengatur penyalaan output pada PLC sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, sebelum membuat simulasi ini, kita terlebih dahulu harus mempunyai pegangan/rules/aturan untuk menjadi penuntun kita dalam membuat simulasi, sehingga nantinya simulasi yang dibuat dapat dicek apakah sudah sesuai atau malah tidak.
Berikut aturan-aturan yang menjadi panduan kita dalam membuat simulasi nantinya :Bel Kuis
1. Bel terdiri dari 3 group.
2. Jika pemain 1 telah menekan bel, maka pemain 2 dan 3 tidak bisa  menekan bel begitu juga sebaliknya.
3. Buzzer menyala dengan irama: beep- (jeda 1 detik) – beep – (jeda  0,02 detik).
4. Buzzer akan terus berirama selama 5 detik lalu reset akan secara  otomatis bekerja.
Tabel Pengalamatan :

Tabel Pengalamatan

Ladder Diagram :
Ladder Diagram Bel Kuis
Setelah membuat diagram ladder, langsung di integrasikan ke cx designer juga.
Langkah pembuatan simulasi mulai dari CX Programmer sampai CX Designer dapat dilihat pada video tutorial yang dipost berikut. Semoga dapat membantu mempermudah pembaca jika ingin membuat hal yang sama.
Demikianlah, pembahasan simulasi dengan PLC Omron yaitu CX Programmer dan CX Designer. Semoga semua bisa memberi feedback yang baik.
Salam, Tetap SEMANGAT !
Wassalamualaikum, wr.wb.

Simulasi Motor Forward Reverse dengan CX Programmer dan CX Designer (PLC Omron)

 

Nama     : Eka Aprianti Permata Sari
NIM         : 41417120088
Nama Dosen    : Akhmad Wahyu Dani
Universitas Mercubuana Jakarta
Assalamualaikum wr. wb.
SEMANGAT Selalu !
Pada tulisan kali ini, saya akan sharing sedikit mengenai Motor Forward Reverse, dimana saya menggunakan simulasi dengan CX Programmer dan CX Designer yang merupakan bagian dari PLC Omron.
Nah, sebelum lebih lanjut ke simulasinya, saya akan membagi tulisan mengenai apa sih motor forward reverse itu.
Motor listrik forward reverse termasuk motor 3 phasa putar kanan dan putar kiri atau bolak-balik. Motor bolak balik ini adalah salah satu kerja motor induksi 3 phasa yang sering digunakan pada mesin mesin produksi oleh banyak kalangan industri, baik industri kecil maupun industri besar. Secara spesifik penggunaannya tidaklah terlalu penting, karena mesin mesin produksi terus mengalami perkembangan dari segi pemanfaatan dan kontruksi mesinnya itu sendiri. Namun secara prinsipalnya adalah sama, yaitu membolak balikkan arah putaran motor induksi dengan tombol tombol atau rangkaian interlock tertentu.
Gambar diatas merupakan prinsip dari motor forward reverse. Dimana penjelasannya seperti berikut :
  • gambar A: arah putaran motor ke arah kanan bila urutan phasa input R-S-T masuk dalam rangkaian breaker dan kontaktor ke motor.
  • gambar B: arak putaran motor ke arah kiri bila urutan phasa input yang masuk dalam rangkaian dan ke motor adalah kebalikannya, yaitu T-S-R.
Itu tadi diatas hanya beberapa sharing saya mengenai pengertian awal motor forward reverse. Sekarang bisa dilihat pada video berikut mengenai simulasi mengoperasikan motor forward reverse yang telah saya buat menggunakan CX Programmer dan CX Designer.
Sekian dulu tulisan sharing untuk kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman yang membacanya. Dan maaf juga jika ada kesalahan dalam tutorial atau mungkin yang belum sesuai.
Salam, Tetap SEMANGAT !
Wassalamualaikum wr. wb.